Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Stroke

lazada

Serangan stroke

Stroke adalah Serangan yang tejadi jika pasokan darah berhenti atau terhambat akibat gumpalan darah pada otak .Stroke dapa dibagi menjadi dua yaitu

pertama stroke hemoragik terjadi jika pembuluh darah yang memasok darah ke otak pecah.

Kedua adalah stroke juga yang disebut TIA (Transient Ischemic Attack) atau stroke ringan.

 

Stroke

dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Apa bila orang terdekat anda mengalami stroke apa yang harus dilakukan ?

 

picture source

Gambar diatas merupakan gambar CT-Scan dari otak yang mengalami serangan stroke Bisa dilihat pada bagian kiri gambar bayangan hitam pada otak.

Beberapa gejala stroke.

Gejala Stroke Ringan

Kadang gejala stroke hampir tidak terlihat langsung seperti bibir miring kearah tertentu.

Tetapi biasanya mereka sulit menjaga keseimbangan seperti mengangkat kaki sebelah atau menaiki tangga.

Coba cek kondisi pasien dengan menyuruh pasien tersenyum.bila mengalami kesulitan tersenyum bisa dicurigai sedang mengalami serangan stroke. Selalu tersenyum untuk menge check apakah kita terkena serangan stroke karena penderita serangan stroke akan kesulitan tersenyum karena salah satu bagian sisi wajah akan lemas atau mati rasa.

Gejala dan tanda-tanda serangan stroke tingkat menengah dan berat  yang harus Anda ketahui

Tiap bagian tubuh dikendalikan oleh bagian otak yang berbeda tubuh bagian kiri dikendalikan  otak kanan, tubuh bagian kanan dikendalikan otak kiri.kepada bagian otak yang terserang dan juga tingkat kerusakannya. Gejala atau tanda-tanda stroke bervariasi pada tiap orang, namun umumnya muncul secara tiba-tiba. Bila serangan stroke datang kita tidak bisa menduga bagian otak sebelah mana yang terjadi serangan sehingga gejala dan ciri ciri serangan stroke bisa bermacam-macam.

Dengan anda  mengingat beberapa hal berikut ini untuk dapat mengenali gejala stroke dan melakukan tindakan pertolongan secara tepat dan cepat.

  • Cara bicara penderita yang tidak jelas atau cadel, bahkan ada juga penderita  terlihat bingung dan tidak bisa bicara sama sekali walaupun mereka terlihat masih sadar.
  • Perhatikan bagian mata dan mulut apakah pada salah satu sisi wajah penderita terlihat turun atau miring (kadang disebut dengan istilah merot).
  • Lengan atau bagian kaki si penderita mengalami kelumpuhan/lemas. Biasa kelumpuhan ini hanya satu bagian saja bila lengan kiri lemas maka bagian kaki kiri lemas sehingga tidak bisa digerakan karena mengalami serangan , maka dari itu mereka tidak mampu mengangkat salah satu atau bahkan kedua lengannya.
  • Pusing dan pingsan, bila pasien tidak sadarkan diri maka kita akan sulit mendekteksi apakah terjadi serangan . Usahakan tidak menguncang badan pasien yang dapat mengakibatkan kerusakan otak yang lebih parah. Segera hubungi rumah sakit, Karena penyebab pingsan bisa beberapa kemungkinan seperti terkena serangan jantung, keracunan makanan dan mungkin serangan . Jaga bagian kepala pasien untuk tetap stabil selama menunggu pertolongan datang.
  • Hilang penglihatan secara tiba-tiba atau penglihatan menjadi ganda. Bisa juga Salah satu atau kedua mata tidak bisa melihat seperti gelap walau mata terbuka lebar dan ruangan cukup terang.
  • Kesulitan menelan.
  • Masalah pada keseimbangan dan koordinasi. Pasien yang mengalami serangan akan sulit menjaga keseimbangan sehingga bila terjadi serangan biasanya mereka akan jatuh. Bila sedang mengendarai motor sepeda terasa seperti ada gempa sehingga sulit menjaga keseimbangan (pengalaman ini pernah terjadi pada diri saya)
  • Masalah komunikasi, seperti sulit bicara dan memahami ucapan orang lain. Dapat terjadi ketidakmampuan berbicara secara total. Bahkan ada yang hilang ingatan sementara atau permanen.
  • Sakit kepala hebat yang datang secara tiba-tiba, disertai kaku pada leher. Dapat terjadi sakit kepala berputar (vertigo).
  • Mual dan muntah.
  • Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh.
  • Baal pada salah satu sisi tubuh.
  • Penurunan kesadaran

Segera hubungi rumah sakit jika Anda melihat gejala-gejala di atas.

Menyadari gejala atau tanda-tanda di atas adalah hal yang penting, terlebih lagi bagi mereka yang tinggal bersama orang yang berisiko tinggi terkena stroke, seperti manula, penderita diabetes, atau penderita tekanan darah tinggi.

Jangan pernah menganggap enteng gejala stroke

Pencegahan Stroke

Karena serangan stroke dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen tentu pencegahan lebih baik daripada mengobati.

 

7 Cara Mencegah Penyakit Stroke

1.Menjaga Tekanan Darah.

Periksa tekanan darah secara teratur.  Dengan memeriksa tekanan darah teratur dapat dideteksi secara dini resiko serangan stroke. Apabila tekanan darah terlalu tinggi dan berlansung lama segera konsultasi ke dokter.

 

2.Menurunkan Kolestrol jahat

Kelebihan Kolesterol jahat dapat meningkatkan resiko serangan stroke. Kolestrol jahat biasanya pada makanan yng diproses seperti sosis, makanan cepat saji , makanan kalengan dan lain lain.

 

3.Berolahraga. Secara Teratur

Dengan olahraga sederhana seperti senam ringan atau jalan sehat secara teratur dapat membantu melancarkan peredaran darah. Sehingga mengurangi resiko stroke

 

4. Menjaga Irama Jantung Anda (Fibrilasi atrial).

Dengan menjaga agar tubuh tidak melakukan aktifitas yang terlalu berat. Dan hubungi dokter untuk memeriksa irama jantung anda.

 

5. Menjaga Kadar Gula Darah.

Kadar gula dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan sumbatan terutama pada pembuluh darah yang kecil. Jaga tingkat gula darah anda agar stabil. Penderita diabetes mempunyai resiko terkena serangan stroke lebih tinggi dari orang normal. Konsultasi kedokter agar tingkat kadar gula darah anda bisa terjaga stabil.

 

6. Berhenti Merokok.

Merokok dapat meningkatkan resiko terserang stroke

 

7. Menghindari Alkohol.

Minuman beralkohol tinggi dapat meningkatkan resiko stroke.

 

Pertolongan Pertama Ketika Stroke

Segera Bawa Ke Rumah Sakit Terdekat. Berlawanan dengan kepercayaan publik, menusuk jarum pada jari kaki dan tangan tidak membantu penderita stroke malah akan memperlambat pertolongan.

Sambil menunggu bantuan datang ada beberapa hal yang anda bisa lakukan.

1. Jangan Panik 

Tenangkan diri anda lebih dahulu agar dapat memantu penderita stroke.

 

2. Lepas semua ikatan

ikatan yang menghambat aliran darah seperti jam tangan , sabuk celana ,kaos kaki, sepatu dasi dan lain lain.

 

3. Tidurkan pasien dengan menggunakan bantal agar posisi kepala 30 derajat dari tempat tidur
Posisi bersandar semacam ini dapat  membantu melancarkan sirkulasi peredaran darah di dalam tubuh pasien sekaligus memberi efek nyaman. Ketika pasien berbaring, perhatikan apakah pasien ingin muntah atau tidak. Bila pasien ingin muntah, maka ada kemungkinan pembuluh darahnya pecah. Perhatikan juga pernapasannya, lancar atau tidak. Jika penderita stroke muntah, maka posisi kepala agak dimiringkan sehingga muntahan bisa keluar dan tidak mengganggu saluran pernapasan,”

 

4. Minta pasien menelan ludah dan ajak bicara dalam suasana santai
5. Bila pasien merasa haus, bisa dibantu diberikan minum dengan bantuan sendok atau sedotan.

6. Semakin cepat mendapatkan pertolongan rumah sakit semakin baik

Untuk itu maka segera dibawa kerumah sakit dengan tetap menjaga kepala pasien agar tidak mengalami guncangan hebat.

Terima kasih karena sudah membaca artikel ini semoga dapat membantu karena akibat serangan stroke dapat mengakibatkan kelumpuhan sehingga pencegahan dan atau penanganan pasien seranagan stroke yang tepat dapat menyelamatkan jiwa dan menghindari dari kelumpuhan. Artikel ini disarikan dari berbagai sumber dan dari pengalaman pribadi yang pernah mengalami serangan stroke ringan. Akhir kata artikel ini jauh dari sempurna dan apabila ada masukan untuk dapat menambah informasi saya akan dengan senang hati akan menambahkan pada artikel ini.

Bila bermanfaat kami mohon like page kami  di Facebook

https://web.facebook.com/sgaladacom-738919922922744/

Artikel kami yang lain adalah Mengatasi serangan Jantung Mendadak

Lazada

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan